JAKARTA, KOMPAS.com – La Tofi School of CSR selenggarakan acara Indonesia Green Awards 2011 sebagai bentuk penghargaan kepada individu dan perusahaan yang menghargai lingkungan.

“Perusahaan dan figur publik di Indonesia memiliki perhatian yang tinggi terhadap persoalan lingkungan. Karena sadar terhadap pengaruh kuat mereka di mata publik, mereka pun gencar mengampanyekan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar La Tofi, selaku pendiri La Tofi School of CSR, di Jakarta, Rabu ( 28/9/2011 ).

Oleh sebab itu, lanjut dia, penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada sejumlah perusahaan dan individu yang melakukan hal tersebut. Adapun penghargaan akan diberikan kepada 34 perusahaan dan publik.

Untuk kategori perusahaan, penghargaan penginspirasi bumi ini diberikan kepada Danone Aqua, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, BSD Green Office Park, HSBC Indonesia, PT Antam (Persero) Tbk, PT Semen Gresik (Persero) Tbk, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Surabaya Plaza Hotel, PT PP (Persero) Tbk, PT BNI (Persero) Tbk, PT SMART Tbk (Kalimantan Barat), PT Riau Andalana Pulp and Paper, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, PT Astra Agro Lestari Tbk, PT Telekomunikasi Selular, PT Bukit Asam (Persero) Tbk), Sinarmas Forestry, PT Wiraswasta Gemilang Indonesia, PT Bakrieland Development Tbk, Djarum Trees for Life, PT Freeport Indonesia, dan Total EP Indonesia.

Terhadap penghargaan ini, Pemimpin Danone Aqua, Parmaningsih Hadinegoro menyampaikan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan Danone Aqua telah diwujudkan dengan program Aqua Lestari. “Salah satu inisiatif Aqua Lestari adalah pengelolaan sumber daya air berkelanjutan melalui investasi sosial dan perlindungan alam dalam berbagai program pelibatan dan pengembangan masyarakat,” ujar Parmaningsih, di mana pemberdayaan ekonomi lokal merupakan salah satu yang dilakukan perusahaan ini.

Sementara untuk individu yang meraih Indonesia Green Awards 2011 yaitu Joko Widodo (Walikota Solo), Valerina Daniel (Penulis Buku Easy Green Living), Hugua (Bupati Wakatobi), Nugie (Pegiat sepeda), Tony Sumampau (Pendiri Taman Safari Indonesia), M Ridwan Kamil (Penggagas Jakarta Berkebun), Syahrul Effendi (Walikota Jakarta Selatan), Idal Amal dan Amal Alghozali (Pendiri Akademi Berkebun), Awang Foroek Ishak (Gubernur Kaltim), Cathy Lengkong (Ketum Ikatan Pemulung Indonesia), Zaby Febrina (Pegiat Komodo), dan Erbe Sentanu (Ketua Greenheart Indonesia).

kalau menurut saya program pemerintah memang sudah bagus,dan sangat mendidik bangsa untuk lebih menyayangi alam yang kita singgahi ini. Namun program ini sebaiknya lebih ditekankan kepada warga dunia,khususnya warga Indonesia karena negara Indonesia adalah paru-paru bumi.

sebenarnya walau bagaimanapun alam yang kita tinggali ini adalah rumah sekaligus tempat kita bertahan hidup, dengan alam yang rusak maka kesehatan,kehidupan,penghasilan dan kesejahteraan bangsa akan menurun bahkan akan hancur.

coba perhatikan, sudah banyak hal yang ditunjukan oleh alam akan kemarahannya karena ulah manusia-manusia yang tidak bertanggung jawab dan tidak mau memperhatikan alamnya.

jadi sebaiknya program ini bukan untuk warga indonesia saja, namun untuk warga dunia juga, agar seluruh warga dunia dapat mengerti akan pentingnya alam bagi kehidupan makhluk hidup khususnya manusia.

dan sabainya program ini diberlakukan dan diterapkan kepada seluruh warga dunia dan bagi yang melnggar akan di kenakan sangsi yang setimpal. Yah bukannya saya sok bersih ini kan hanya pendapat saya dan untuk kepentingan seluruh warga dunia juga.

sekian dari saya,kurang lebihnya mohon dimaafkan karena saya adalah manusia yang tidak lepas dari kesalahan dan kekhilafan.

assalammuallaikum wr.wb…

sumber :

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/09/28/10352218/Perusahaan.Peduli.Lingkungan.Dapat.Indonesia.Green.Awards